Experts tell us that no one “diet” is best for children with Type 1 diabetes. (Dreamstime)

Feeding kids with Type 1 diabetes can be tricky

Saya bertemu dengannya di sebuah acara untuk anak-anak kecil di gereja kami. Berbeda dengan orang tua lain yang mengantar anak-anak mereka dan kembali lagi nanti untuk menjemput mereka, ibu muda ini tetap tinggal dan menunggu.

“Putra saya menderita diabetes tipe 1,” jelasnya. “Saya suka memantau gula darahnya saat camilan disajikan sehingga saya bisa memberinya insulin jika dia membutuhkannya.”

Dia menunjukkan kepada saya jam tangan pintar di pergelangan tangannya. Putranya memakai monitor glukosa berkelanjutan (CGM) yang mencatat gula darahnya setiap lima menit dan mengirimkan informasi tersebut ke perangkat ibunya. Dan karena dia juga memakai pompa insulin, dia bisa mendapatkan insulin yang dia butuhkan tanpa menusuk jarum.

Kami telah menempuh perjalanan jauh. Pada awal 1990-an, seorang teman saya yang putranya yang masih kecil menderita diabetes Tipe 1 menggambarkan bagaimana dia mengejar balita di sekitar rumah mencoba memberinya beberapa suntikan insulin yang dia butuhkan setiap hari untuk bertahan hidup. Dan karena setiap pembacaan gula darah membutuhkan tusukan di jarinya, dia sering tidak sadar jika kadar gula darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Diabetes tipe 1 adalah jenis diabetes yang paling umum pada orang muda. Itu terjadi ketika — untuk alasan yang belum sepenuhnya dipahami — tubuh menyala sendiri dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi hormon insulin.

Tanpa insulin, tubuh tidak dapat mengirimkan energi ke dalam sel. Untuk menopang hidup mereka, penderita diabetes tipe 1 bergantung pada beberapa dosis insulin setiap hari.

Memberi makan anak-anak dengan diabetes tipe 1 memang rumit. Mereka masih tumbuh. Dan selera serta kebiasaan mereka berubah dari hari ke hari.

Para ahli memberi tahu kami bahwa tidak ada “diet” tunggal yang terbaik untuk anak-anak penderita diabetes tipe 1. Sementara anak-anak ini harus dengan hati-hati menyesuaikan dosis insulin mereka dengan jumlah gula dan pati (karbohidrat) yang mereka makan, mereka tetap membutuhkan nutrisi dan pengalaman yang sama dengan makanan seperti anak-anak lain. Itulah mengapa teknologi CGM (no finger sticks!) dan pompa insulin yang memberikan insulin dengan satu sentuhan tombol sangat bagus untuk anak-anak.

Ketakutan terbesar bagi penderita diabetes tipe 1 adalah hipoglikemia (gula darah rendah). Ini dapat terjadi jika terlalu banyak insulin diberikan untuk jumlah makanan yang dimakan. Dan itu juga menjadi perhatian ketika anak lebih aktif dari biasanya tanpa penyesuaian diet dan dosis insulin yang tepat. Dengan kata lain, ini rumit.

Sekali lagi, berkat teknologi modern, seorang anak yang memakai CGM mendapat alarm yang dapat didengar setiap kali gula darahnya menurun.

Author: Gerald Wilson